MataPenaGaruda.Com

Lampung Tengah
(Prov Lampung)
Jum’at 05 Juni 2026.

Kerja sama yang baik tanggap dan tindakan cepat, Petugas Operasi dan Pemeliharaan Pengairan Punggur Utara, anggota TNI, Polri dan Tim SAR gabungan dengan waktu tidak lama temukan jasad Suwardi yang sudah meninggal.

Kordinasi yang baik dan tepat warga kampung Purwoadi dengan Eka Jaya Syaputra, Petugas Operasi Pemeliharaan irigasi (PU Pengairan), TNI dan Polri untuk mengurangi debit volume air darurat guna permudah pencarian warga yang terpeleset dan hanyut.

Setelah pencarian intensif selama 5 jam, warga Kampung Purwodadi, Kampung Notoharo beserta Tim SAR gabungan akhirnya berhasih temukan Suwardi (79) warga Umbul Menjeng bedeng 19 polos, Dusun 01, Rt 01 Kampung Purwoadi, Kecamatan Trimurjo, Kab Lampung Tengah
Kamis tanggal 4 Juni 2026 pukul 23.44 WIB.

Korban tenggelam dan hanyut di saluran irigasi punggur utara, Nama Suwardi alias mbah Gopong
Umur : 79 Tahun
Pekerjaan : Tani
Alamat : Umbul Menjeng 19 polos Dusun 1 RT 1 kampung Purwoadi kecamatan Trimurjo kabupaten Lampung Tengah.
Saksi
Sarino alias Inok ( anak )
Umur : 60 Tahun
Supiyanto Amd.Kep
Umur : 36 tahun
pekerjaan : Pegawai rumah sakit Muhammadyah Metro

Menurut keterangan saksi anak korban menerangkan bahwa korban berangkat dari rumah kurang lebih pukul 17.00 WIB untuk mencari rumput buat pakan ternak yang di pelihara oleh korban.

Pada saat mencari rumput di pinggir aliran sungai punggur utara kampung purwoadi yang bersangkutan terpeleset dan masuk kedalam arus deras aliran irigasi punggur utara.

Karena sampai magrib kurang lebih pukul 18.00 WIB yang bersangkutan tidak kunjung kembali saudara Sarino alias inok (anak korban) beserta warga mencari di aliran sungai jalur punggur utara di mana yang bersangkutan mencari rumput.

Warga segera melaporkan kejadian tersebut kepada aparat kampung untuk meminta pertolongan kepada tim Basarnas Natar kab. Lamsel.

Warga juga menghubungi Babinsa 411-04/Trimurjo Serka M Fauzan dan Piket polsek Trimurjo melaporkan ada warga yang tenggelam.

Setelah diadakan pencarian kurang lebih Lima jam, tepatnya pada pukul 23. 44 WIB korban diketemukan 500M dari terjatuhnya ke aliran irigasi.

Saksi memeriksa kondisi korban setelah diketemukan dan menyatakan kondisi korban sudah meninggal dunia.

Bersyukur dengan keluasan hati keluarga korban sudah menerima bahwa kejadian tersebut sebagai musibah dan tidak akan melakukan otopsi.

Korban saat ini disemayamkan dirumah duka dan akan dimakamkan hari Jumat tanggal 5 Juni 2026 di TPU 19polos kampung Purwoadi kecamatan Trimurjo kabupaten Lampung Tengah.

Suherman Martha. (*Red.)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *