MataPenaGaruda.Com

Denpasar,. – Sebagai upaya mewujudkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang aman, tertib, dan kondusif, Polsek Denpasar Barat melaksanakan kegiatan Sambang Kamtibmas ke SMPN 13 Denpasar yang berlokasi di Jalan Gunung Tangkuban Perahu, Desa Padang Sambian Klod, Kecamatan Denpasar Barat.

Dalam kesempatan tersebut, petugas menyampaikan sejumlah pesan Kamtibmas kepada pihak sekolah yang diwakili oleh Bapak Alit. Personel Polsek Denpasar Barat mengajak seluruh elemen sekolah untuk bersama-sama menjaga lingkungan pendidikan yang aman, tertib, dan nyaman bagi para siswa. Selain itu, pihak sekolah juga diimbau untuk meningkatkan pengawasan terhadap potensi aksi perundungan (bullying), penyalahgunaan narkoba, tawuran pelajar, hingga keterlibatan siswa dalam kelompok geng motor yang dapat merugikan masa depan generasi muda.

Kegiatan yang dipimpin oleh Pawas IPTU I Nyoman Edi Sutawan, S.H., M.H., serta dipantau langsung oleh Kapolsek Denpasar Barat KOMPOL Ni Wayan Adnyani Prabawati, S.I.K., ini bertujuan mempererat sinergitas antara Polri dengan pihak sekolah sekaligus memberikan edukasi dan imbauan Kamtibmas kepada tenaga pendidik maupun para siswa.

Petugas juga mengingatkan pentingnya peran guru dan staf sekolah dalam mengawasi aktivitas siswa, termasuk mencegah aksi konvoi kendaraan maupun corat-coret seragam yang kerap terjadi saat momen kelulusan sekolah. Apabila ditemukan potensi gangguan keamanan, pihak sekolah diminta segera berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas maupun melaporkannya melalui layanan Call Center 110.

Tidak hanya kepada tenaga pendidik, edukasi juga diberikan secara langsung kepada para siswa. Dalam penyampaiannya, petugas mengajak siswa untuk mematuhi tata tertib sekolah, menghormati guru dan orang tua, serta menjauhi berbagai bentuk kenakalan remaja. Para siswa juga diberikan pemahaman mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba, pergaulan bebas, tawuran, serta pentingnya menggunakan media sosial secara bijak agar tidak terjebak dalam penyebaran berita bohong atau hoaks.
Selain itu, personel kepolisian menekankan bahwa tindakan perundungan, baik yang terjadi secara langsung maupun melalui media sosial, dapat berdampak serius terhadap kondisi psikologis korban dan memiliki konsekuensi hukum bagi pelakunya.

Selama kegiatan berlangsung, situasi di lingkungan SMPN 13 Denpasar berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Seluruh pesan Kamtibmas yang disampaikan mendapat respons positif dari pihak sekolah dan para siswa sebagai bentuk komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan bebas dari berbagai bentuk gangguan Kamtibmas.

Kasi Humas Polresta Denpasar, IPTU I Gede Adi Saputra Jaya, S.H., M.H., mengatakan bahwa kegiatan sambang ke lingkungan sekolah merupakan langkah preventif yang terus dilakukan Polri untuk membangun kesadaran hukum dan menciptakan generasi muda yang disiplin serta berkarakter positif.

“Sekolah merupakan tempat yang sangat strategis untuk menanamkan nilai-nilai disiplin, kepatuhan hukum, dan kesadaran akan pentingnya menjaga keamanan lingkungan. Melalui kegiatan sambang dan edukasi ini, kami berharap para siswa dapat terhindar dari berbagai bentuk kenakalan remaja seperti bullying, penyalahgunaan narkoba, tawuran maupun pengaruh negatif media sosial,” ujar IPTU I Gede Adi Saputra Jaya, S.H., M.H. (*Red.)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *