
JEMBER,. – Rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) SMP Negeri 8 Jember resmi ditutup dalam suasana penuh semangat dan kebersamaan.
Penutupan kegiatan berlangsung khidmat pada Jumat (17/07/2026) pagi di halaman sekolah. Sorak sorai, tepuk tangan dan yel-yel penuh semangat menggema di lingkungan sekolah saat ratusan siswa baru menutup rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah 2026.
Dan momentum tersebut menjadi penanda berakhirnya masa adaptasi siswa baru, sekaligus awal perjalanan mereka sebagai bagian dari keluarga besar SMP Negeri 8 Jember.
Suasana yang penuh kegembiraan menjadi penanda berakhirnya lima hari proses adaptasi yang tidak hanya memperkenalkan lingkungan sekolah, tetapi juga membangun karakter dan kebersamaan antarsiswa.
Dalam sambutannya, Dwi Kristatiningsih, S.Pd, M.M, selaku Kepala Sekolah menegaskan bahwa MPLS bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan, melainkan pondasi awal pembentukan karakter peserta didik.
Menurutnya, pendidikan yang berkualitas tidak hanya diukur dari kecerdasan akademik, tetapi juga dari sikap, etika, kedisiplinan, serta kemampuan menghargai sesama.
“Anak-anak adalah calon pemimpin masa depan. Karena itu, sejak hari pertama berada di sekolah mereka harus dibiasakan dengan nilai kejujuran, tanggung jawab, disiplin, saling menghormati, dan cinta terhadap lingkungan sekolah. Jangan pernah terlibat dalam perundungan maupun tindakan yang merugikan teman. Ia juga mengingatkan para siswa agar memanfaatkan perkembangan teknologi secara bijaksana.
Juga turut mengajak seluruh siswa untuk menghormati guru sebagai orang tua di sekolah dan membangun komunikasi yang baik dengan teman-teman tanpa membeda-bedakan latar belakang.
Sementara itu di tempat yang sama, Wakil Kepala Sekolah Hermin Esti Rahayu, S.Pd, menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua jajaran yang sudah hadir dalam penutupan MPLS.
Dirinya mengapresiasi kepada seluruh panitia, dewan guru, tenaga pendidik, pengurus OSIS, serta berbagai pihak yang telah menyukseskan pelaksanaan MPLS.
Menurutnya, seluruh rangkaian kegiatan dirancang sesuai konsep MPLS Ramah, yang mengedepankan suasana belajar yang aman, nyaman, menyenangkan, bebas dari kekerasan, serta berorientasi pada pembentukan karakter peserta didik.
Ia menjelaskan bahwa selama pelaksanaan MPLS para siswa memperoleh berbagai materi penting, mulai dari pengenalan lingkungan sekolah, tata tertib, budaya sekolah, penguatan karakter, wawasan kebangsaan, literasi digital, hingga pendidikan mengenai bahaya perundungan dan pentingnya menjaga etika dalam kehidupan sehari-hari.
Kami berharap seluruh peserta didik baru mampu beradaptasi dengan cepat, memiliki rasa percaya diri, serta tumbuh menjadi pelajar yang aktif, kreatif, berprestasi, dan berakhlak mulia. MPLS hanyalah langkah awal. Perjalanan sesungguhnya baru dimulai ketika mereka memasuki proses pembelajaran di kelas,” katanya.
Ia juga menegaskan bahwa sekolah berkomitmen menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan nyaman bagi seluruh peserta didik”, tambahnya.
Kami ingin SMP Negeri 8 Jember menjadi rumah kedua bagi anak-anak, tempat mereka belajar, bertumbuh, menemukan potensi terbaiknya, dan meraih cita-cita melalui proses pendidikan yang berkualitas.
Sebanyak 256 siswa baru yang sebelumnya dibagi ke dalam enam kelompok tampak antusias memberikan dukungan kepada rekan-rekannya. Sorakan, tepuk tangan, dan yel-yel khas masing-masing kelompok memenuhi lokasi kegiatan, menciptakan suasana penuh kebersamaan.
Disela-sela akhir acara, Idris Sodiq, S.Pd selaku koordinator kesiswaan juga ketua panitia MPLS mengatakan, MPLS Ramah merupakan momentum penting bagi peserta didik baru untuk mengenal lingkungan sekolah sekaligus menyiapkan diri memasuki proses pembelajaran di jenjang SMP.
“Melalui MPLS Ramah ini, siswa tidak hanya diperkenalkan dengan lingkungan sekolah, tetapi juga dibekali berbagai nilai karakter, kedisiplinan, tanggung jawab, serta semangat kebersamaan yang menjadi bekal selama menempuh pendidikan di SMP Negeri 8 Jember”, ujarnya.
Ia berharap seluruh pengalaman yang diperoleh selama MPLS dapat menjadi fondasi bagi siswa untuk berkembang menjadi generasi yang berprestasi, berkarakter, dan mampu beradaptasi dengan lingkungan sekolah.
Sementara itu, salah seorang peserta didik baru, mengaku senang mengikuti seluruh rangkaian kegiatan MPLS.
“Kami bisa berkenalan dengan sesama siswa baru. Selain itu, kami juga bisa teman-teman baru di kelas VII, mengenal kakak-kakak kelas sehingga merasa lebih nyaman berada di sekolah, bahkan OSIS dan para guru yang baik yang selalu siap membimbing saya juga teman-teman semua menuntut ilmu dengan apa yang disampaikan kepada kami yaitu “Melangkah Bersama Meraih Prestasi”, imbuhnya.
(*Vans/Red.)

