
matapenagaruda.com
Denpasar,. – Dalam rangka memastikan kesiapan personel dan sarana prasarana menghadapi dinamika situasi kamtibmas tahun 2026, Polresta Denpasar Polda Bali menggelar apel pengecekan sarana prasarana di Lapangan Apel Mako Polresta Denpasar, Kamis (2/4/2026).
Dipimpin langsung oleh Kapolresta Denpasar, Kombes Pol. Leonardo D. Simatupang, S.I.K., M.H., dan diikuti oleh seluruh jajaran personel. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai langkah antisipasi terhadap perkembangan situasi kamtibmas terkini, khususnya menghadapi agenda nasional, kalender kamtibmas bulan April hingga Agustus 2026, serta dinamika situasi global.
Dalam amanatnya, Kapolresta menegaskan bahwa kegiatan pengecekan ini bukan sekadar rutinitas atau seremonial semata, melainkan sebagai bentuk evaluasi kesiapan fisik, mental, dan perlengkapan dalam menghadapi berbagai potensi gangguan kamtibmas di wilayah hukum Polresta Denpasar.
“Dinamika situasi saat ini menunjukkan adanya potensi kerawanan yang harus kita antisipasi bersama, mulai dari kejahatan konvensional seperti curat, curas, dan curanmor, konflik sosial, penyakit masyarakat, hingga balap liar yang masih menjadi perhatian kita,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolresta juga memberikan sejumlah penekanan kepada seluruh personel, di antaranya meningkatkan kesiapsiagaan, memperkuat kehadiran di pusat keramaian dan objek vital melalui patroli preventif, serta meningkatkan sinergitas dengan TNI dan stakeholder terkait.
Selain itu, personel diingatkan untuk melaksanakan tugas secara humanis namun tetap tegas dan profesional, meningkatkan patroli di titik rawan khususnya pada jam-jam rawan kejahatan, serta mengedepankan keselamatan dan disiplin dalam setiap pelaksanaan tugas. Adapun sarana prasarana yang dilakukan pengecekan meliputi kendaraan dinas roda dua dan roda empat, perlengkapan PHH Dalmas, peralatan rescue seperti senso dan perahu, kendaraan water canon, gas air mata, hingga perlengkapan pengamanan objek vital seperti X-ray.
Kapolresta juga menekankan pentingnya menjaga kesehatan serta menghindari pelanggaran yang dapat menurunkan citra Polri. Ia mengajak seluruh personel untuk melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab dan keikhlasan demi memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat. “Keamanan adalah tanggung jawab bersama. Masyarakat menaruh harapan besar kepada kita, sehingga laksanakan tugas dengan penuh dedikasi dan semangat pengabdian,” imbuhnya. (*Red.)

