MataPenaGaruda.Com

Denpasar,. – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban di wilayah perairan, Sat Polairud Polresta Denpasar kembali mengintensifkan patroli rutin menggunakan Kapal Polisi Lumba-Lumba XI-1012 di perairan wilayah hukum Polresta Denpasar, Kamis (16/7/2026).

Kasat Polairud Polresta Denpasar KOMPOL Wiastu Andri Prajitno, S.H. memantau kegiatan ini untuk meningkatkan pengawasan serta mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan di kawasan perairan. Patroli dipimpin oleh PS Kasubnit Patwalair AIPDA I Nyoman Darmadi.

Selama patroli, personel menyusuri jalur perairan mulai dari Pelabuhan Benoa, menuju Perairan Tanjung Benoa, Perairan Nusa Dua, hingga Perairan Serangan. Dalam kondisi cuaca cerah dengan air laut pasang, petugas melakukan pemantauan terhadap aktivitas masyarakat di laut, termasuk kapal-kapal yang keluar masuk Pelabuhan Benoa, guna memastikan seluruh aktivitas pelayaran berlangsung aman dan tertib.

Selain melaksanakan pengawasan, personel Sat Polairud juga memberikan imbauan kamtibmas kepada para nelayan dan pemancing agar selalu memperhatikan informasi prakiraan cuaca yang dikeluarkan BMKG mengingat kondisi cuaca yang tidak menentu. Masyarakat diimbau untuk selalu menggunakan alat keselamatan saat beraktivitas di laut serta mengutamakan keselamatan diri selama berada di perairan.

Petugas juga melaksanakan pemeriksaan terhadap kapal-kapal yang melintas dengan mengecek kelengkapan dokumen kapal maupun kondisi sarana keselamatan. Langkah ini dilakukan sebagai upaya preventif untuk mencegah penyelundupan barang-barang terlarang, pelanggaran hukum di laut, serta memastikan seluruh kapal memenuhi ketentuan pelayaran yang berlaku.

Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya mengatakan bahwa patroli perairan merupakan kegiatan rutin yang terus ditingkatkan sebagai bentuk kehadiran Polri dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat pesisir maupun pengguna jasa transportasi laut.

“Sat Polairud Polresta Denpasar akan terus meningkatkan patroli dan pengawasan di wilayah perairan sebagai langkah preventif dalam mencegah tindak kriminalitas, penyelundupan, maupun potensi gangguan keamanan lainnya. Kami juga mengimbau seluruh nelayan, pemancing, dan pengguna transportasi laut agar selalu mengutamakan keselamatan, mematuhi ketentuan pelayaran, serta memperhatikan informasi cuaca sebelum beraktivitas di laut,” ujarnya. (*Red.)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *