Lampung Tengah
(Prov Lampung)
Jum’at 26 Juni 2026
Kebersamaan dan Kemanunggalan TNI dan Rakyat dalam Pembangunan Jembatan Garuda, Kodim 0411/KM,Tampak jelas penuh semangat keakrban.
Kamis(26/06/2026)
Semangat gotong royong dan kemanunggalan antara TNI dan Rakyat berdenyut kuat di tiga(3) titik Program pembangunan Jembatan Garuda.
Personel TNI dari jajaran Koramil-Kodim 0411/Km turun langsung ke lapangan bersama Masyarakat untuk mempercepat Pembangunan dan rehabilitasi infrastruktur Jembatan strategis di Kabupaten Lampung Tengah dan Kota Metro.
langkah nyata ini diambil demi menghadirkan azaz manfaat yang sangat krusial bagi mobilitas, keselamatan dan perekonomian ribuan warga setempat.
Di titik pembangunan Jembatan Aramco Sungai Punggur Utara Kelurahan Trimurjo menghubungkan Dengan Desa Sidokerto Lampung Tengah, Babinsa Koramil 411-04/Tmj,
Sertu Gunawan, memimpin jalannya aksi gotong royong di Lk V Rt 21 Re 010.
Pembangunan Jembatan Sungai Punggur Utara ini menjadi urat nadi transportasi lokal yang sangat di nantikan untuk menggantikan struktur Jembatan lama yang sudah tidak layak.
Di bawah cuaca cerah yang mendukung, sebanyak 11 Personel gabungan, terdiri dari 3 anggota TNI 3 Tukang, 5 Warga, didukung operator Ekskavator besar bekerja tak kenal lelah.
Dukungan material seperti 1 Truck pasir, 1 truck baru seplit, 1 set besi Aramco, serta 50 zakir semen telah disiagakan.
Saat ini proses telah mencapai 11%, fokus pengerjaan meliputi pembersihan seputaran kawasan, pembongkaran total Jembatan lama, penggalian fondasi baru, hingga pengerukan lumpur serta pembersihan puing puing sisa bangunan.
Proses pengerjaan lancar tanpa kendala(nihil).
Sementara itu di titik pembangunan Jembatan gantung Sungai Way Raman, Metro Utara, aksi serupa juga bergulir di Kelurahan Purwosari, Kecamatan Metro Utara, Kota Metro.
Personel TNI bersinergi dengan instansi terkait dan warga setempat melaksanakan rehabilitasi total Jembatan Gantung Sungai Way Raman.
Jembatan sepanjang 52 Mater dengan lebar 1,5 Meter ini memiliki fungsi vital sebagai jalur penghubung utama antara Kelurahan Purwosari dengan Kelurahan Banjar Sari. Jembatan gantung ini menjadi tumpuan bagi sedikitnya 2000 Kepala Keluarga(KK) atau sekitar 5000 jiwa penerima manfaat yang menggantungkan mobilitas hariannya di jalur tersebut.
Semangat kebersamaannya terlihat dari kompaknya tim di lapangan yang melibatkan 3 Anggota TNI, 1 teknisi dari Dinas Pekerjaan Umum (PU), 3 orang perwakilan dari Masyarakat lokal.
Memasuki Progres 12% pengerjaan hari ini di fokuskan pada pembersiahan badan Jembatan yang lama untuk di ganti dengan konstruksi yang lebih aman dan kokoh.
Meskipun cuaca sempat berubah dari cerah di pagi hari hingga siang hari dan mulai mendung pada sore hari, Semangat tim gabungan di lokasi tidak surut sedikit pun.
Dan di titik pembangunan Jembatan Beton kali Nusri (Kota Gajah, Lampung Tengah) pelaksanaan pembangun Jembatan Beton Kali Nusri dengan spesifikasi Panjang 13 meter dan lebar 2 meter.
Jembatan beton ini memiliki fungsi strategik sebagai jalur penghubung utama antara Kampung Kota gajah Timur dengan Desa Purwosari.
Keberadaan Jembatan bari ini akan di rasakan langsung asas manfaatnya oleh 253 Kepala Keluarga(KK) atau sekitar 818 jiwa yang mendiami wilayah tersebut.
Pengerjaan Jembtan Beton ini menggerakan kekuatan lokal yang cukup besar, melibatkan 2 Anggota TNI, 5 tukang, serta aksi gotong royong dari 10 orang warga Masyarakat sekitar.
Saat ini progres pembangunan berjalan Dinamis dan telah mencapai 13% Fokus pengerjaan ini adalah pelaksanaan penggalian fondasi abutment (Kepala Jembatan) serta penggalian fondasi utama jembatan agar struktur bangunan nantinya benar benar kokoh.
Kendati tim di lapangan di uji oleh dinamika cuaca, dimana cuaca cerah di pagi hari berubah mendung saat siang, dan turun hujan pada sore hari, para personel TNI dan warga tetap menunjukkan determinasi tinggi demi rampungnya fasilitas publik.
Kehadiran personel TNI di tengah tengah Masyarakat dalam ketiga proyek infrastruktur di Lampung Tengah dan Kota Metro ini merupakan bukti nyata bahwa TNI selalu hadir sebagai solusi di Tengah kesulitan Rakyat.
Melalui kerja bakti ini, TNI tidak hanya membangun infrastruktur fisik yang menghubungkan antar wilayah, tetapi juga memperkokoh “Jembatan Hati” dan ikatan emosional yang tak terpisahkan antara TNI dan Rakyat.
“Dengan gotong royong yang terus terpelihara, di tiga titik pembangunan jembatan ini diharapkan dapat segera rampung, sehingga langsung memberikan dampak nyata bagi kelancaran tranfortasi, perputaran ekonomi, dan peningkatan kesejahteraan Masyarakat luas,” Ujar Pasiter Kapten Inf Sukamto mewakili Dandim 0411/KM Letkol Inf Noval Darmawan, S.H., M.I.P.
(DL)
Pewarta:
Suherman Martha
(*Red.)

