Site icon MATA PENA GARUDA

Satgas Gulbencal Kodam I/BB Tuntaskan Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Tukka

matapenagaruda.com

Tapanuli Tengah, —Satgas Penanggulangan Bencana Alam (Gulbencal) Kodam I/BB melalui Kodim 0211/TT berhasil menuntaskan pembangunan Jembatan Perintis Garuda yang menghubungkan Lingkungan I, Kelurahan Bonalomban, ke Lingkungan III, Kelurahan Tukka, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Minggu (1/3/2026).

Jembatan perintis dengan panjang 50 meter dan lebar 1,2 meter ini menjadi akses vital bagi masyarakat setempat untuk mobilitas dan aktivitas sehari-hari. Pengerjaan dilakukan secara terpadu untuk mempercepat pemulihan fasilitas vital pascabencana, meliputi pekerjaan beton, pemasangan mal pondasi, pembuatan pondasi, pekerjaan baja, perakitan besi cor, serta penyelesaian pondasi aliran drainase di sisi kiri jembatan, pengecatan papan lantai, dan pemasangan pagar beserta pondasi pintu masuk jembatan.

Kegiatan tersebut melibatkan unsur TNI lintas satuan bersama masyarakat, yakni Kodim 0211/TT, Koramil 03/Pandan, Pusat Zeni Angkatan Darat (Pusziad), Yon TP 906/SL, dan Arhanud 11/WBY, yang bersinergi di lapangan menyelesaikan seluruh tahapan pekerjaan hingga tuntas.

Dalam proses pengerjaan, personel memanfaatkan berbagai peralatan konstruksi, termasuk penggunaan excavator dan mesin molen untuk mendukung pekerjaan tanah dan pengecoran, sehingga struktur jembatan dapat diselesaikan secara optimal, kuat, dan aman digunakan. Material pendukung, termasuk pagar kawat besi jembatan, juga telah terpasang sebagai bagian dari sistem pengaman.

Kapendam I/BB, Kolonel Inf, Asrul Kurniawan Harahap, S.E., M.Tr.(Han)., menyampaikan bahwa rampungnya pembangunan jembatan tersebut merupakan bentuk nyata kehadiran TNI dalam membantu percepatan pemulihan infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat. “Melalui kerja sama dan gotong royong antara Satgas Gulbencal dan warga, jembatan ini kini dapat kembali digunakan sebagai urat nadi penghubung aktivitas masyarakat. Kami berharap keberadaannya tidak hanya mempermudah mobilitas, tetapi juga mendorong kembali pertumbuhan ekonomi dan kehidupan sosial warga di wilayah ini,” ungkapnya.

(Pendam I/BB) *Red.

Exit mobile version