Site icon MATA PENA GARUDA

Ngopi Kamtibmas, Kapolresta Denpasar Perkuat Sinergi dengan Gojek Bali Nusra

matapenagaruda.com

Denpasar,. – Dalam suasana santai dan penuh keakraban, Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Leonardo David Simatupang, S.I.K., M.H. menggelar kegiatan Ngopi Kamtibmas bersama pengurus dan anggota Gojek Bali Nusra, Senin (6/4/2026), bertempat di jalan kebo Iwa Denpasar.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolresta Denpasar memperkenalkan diri kepada para pengurus dan anggota Gojek dalam suasana santai sambil ngopi bersama. Ia menekankan pentingnya menjaga komunikasi dan sinergi antara kepolisian dan mitra transportasi online dalam menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.

Kegiatan ini turut di hadiri para Pejabat Utama (PJU) Polresta Denpasar serta Kapolsek Denpasar Barat Kompol Ni Wayan Adnyani Prabawati. Hadir pula Satgas Areal Koordinator Bali Nusra Gojek, Gusti Ngurah Supriasta, bersama para driver Gojek dari berbagai wilayah di Bali.

Kapolresta juga menyoroti sejumlah permasalahan yang sempat viral dan melibatkan mitra aplikasi seperti Gojek, Grab, maupun Maxim. Ia berharap ke depan hal tersebut dapat di minimalisir melalui peningkatan koordinasi dan kesadaran bersama.

Selain itu, Kapolresta mengingatkan agar atribut Gojek hanya di gunakan oleh anggota resmi yang terdaftar, sehingga dapat meningkatkan ketertiban, rasa tanggung jawab, serta kebanggaan sebagai mitra resmi.

Terkait pengiriman barang, Kapolresta menegaskan agar para driver segera berkoordinasi dengan pihak kepolisian apabila menemukan paket mencurigakan, seperti dugaan narkotika atau bahan berbahaya. Hal ini penting guna mempercepat langkah penegakan hukum maupun tindakan pencegahan.

“Melalui kegiatan ini di harapkan terjalin silaturahmi yang semakin erat serta kerja sama yang baik antara Polresta Denpasar dan Gojek Bali Nusra dalam menjaga kamtibmas,” ujar Kapolresta.
Sementara itu, Gusti Ngurah Supriasta menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia mengungkapkan rasa terima kasih karena para driver Gojek dapat bertatap muka langsung dan berdialog santai dengan Kapolresta Denpasar beserta jajaran.

Ia juga menyampaikan bahwa saat ini jumlah anggota Gojek di Bali mencapai sekitar 80.000 orang yang tersebar di berbagai wilayah. Pihaknya menegaskan komitmen untuk terus bersinergi dengan kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Kami siap bekerja sama, bersikap kooperatif, dan selalu berkoordinasi dengan pihak kepolisian apabila menemukan adanya gangguan kamtibmas di lapangan,” ungkapnya.

Selama ini, lanjutnya, para driver Gojek juga telah aktif melakukan koordinasi dengan aparat kepolisian apabila menemukan potensi gangguan keamanan, sebagai bentuk kontribusi nyata dalam menjaga situasi yang aman dan kondusif di wilayah Bali. (*Red.)

Exit mobile version