matapenagaruda.com
Denpasar,. Kembali terjadi kecelakaan lalu lintas di Jl. Gatot Subroto, Desa Padangsambian kaja, Kec. Denpasar Barat, Denpasar Bali, Minggu 19/04/2026 Sekira pukul 22:50 Wita.
Relawan POC BALI dan Relawan DRS yang telah resmi menjadi mitra BPBD Pusdalops Kota Denpasar mendapat info melalui radio resmi BPBD Kota Denpasar, Bahwa telah terjadi kecelakaan di lokasi tersebut dengan dua korban tergeletak di pinggir jalan, Dengan sigap 3 personil relawan bersama dengan pimpinan redaksi media matapenagaruda.com mendatangi lokasi guna untuk membantu penanganan di lokasi kejadian tentunya sesuia tupoksi kerelawanan.
Sesampainya di lokasi benar adaya kecelakaan sesuai dengan informasi yang di dapat, mengingat Ambulance PMI kota masih dalam perjalanan. Sembari menunggu team medis tiba di lokasi, Relawan di TKP dengan sigap bergerak membantu atur lalu lintas serta mengamankan korban memastikan keselamatan korban mengingat korban di kerumuni banyak warga di khawatirkan salah penanganan terhadap korban. Serta mengamankan sepeda motor milik korban untuk antisipasi terjadinya sesuatu yang tidak di inginkan dan memastikan keamanan di lokasi kejadian.
Korban atas nama YDR (27) asal Boyolali Jateng dan NK (27) Juga berasal dari Boyolali Jateng, kedua korban ini berboncengan menggunakan sepeda motor dalam pengaruh Minuman Keras (MIRAS) Korban YDR mengatakan dirinya datang dari rumah temannya di daerah pemogan dan tujuannya pulang ketempat tinggalnya di dalung.
Menurut keterangan saksi di lokasi kejadian sepeda motor tersebut melaju dari arah timur dengan kecepatan tinggi, dan tiba tiba melayang tanpa kendali mengakibatkan pengendaranya terpental. Korban YDR mengalami luka robek cukup dalam di dahi bagian kanan, lecet kulit hidung dan lecet lecet di bagian jari kanan, sedangkan korban NK Mengeluh sakit badan tidak bisa di gerakkan luka lecet di lengan kiri dan lembam di jari tengah, serta kaki kanan tidak bisa di gerakkan.
Team medis Ambulance PMI Kota Denpasar melakukan penanganan pertama terhadap korban di TKP yang selanjutnya di rujuk ke RSUD Wangaya Denpasar, Korban NK di Angkut menggunakan Ambulance PMI Sedangkan Korban YDR di angkut menggunakan Mobil bak terbuka Pick Up milik keluarga korban mengikuti di belakang ambulance di dampingi relawan guna memastikan ke amanan dan keselamatan di jalan hingga tiba di rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Setelah memastikan kedua korban di tangani Team medis RSUD Wangaya, Keluarga korban telah mendampingi, Barang barang korban telah aman di kondisikan keluarga, setelah pasti semua aman dan kondusif maka Team Ambulance dan Relawan bubar balik kanan.
Tindakan ini merupakan praktek nyata sesuai dengan arahan dan imbauan dari ketua POC BALI Ketut Suliada Kusana – OC62ZL yaitu Tiga (3) K. “Komunikasi, Koordinasi dan Kolaborasi” di harapkan dengan 3k ini semua kegiatan kerelawanan berjalan sesuai dengan harapan serta dapat benar benar membantu dan bermanfaat kepada masyarakat luas. (*Red.)

