Site icon MATA PENA GARUDA

Kegiatan Pengumuman Program Bea Siswa Cinta Bergema

matapenagaruda.com

jember .Kegiatan Pro Gus’e, saat ini terkait pengumuman uji publik program Bea Siswa Cinta Bergema, kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Jember, kegiatan tersebut dan dihadiri oleh Sekda Jember bersama seluruh OPD Kabupaten Jember. Sabtu (8/11/2025).


Kemudian Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jember, Drs. Hadi Mulyono, M.Si. dalam pidatonya menyampaikan, “Terkait dengan Bea Siswa banyak disampaikan oleh Wadul Gus’e, Namun demikian program Bea Siswa Cinta Bergema tahun ini beda dengan tahun tahun sebelumnya, satu menggunakan aplikasi digital, yang kedua Program kerjanya ini adalah lintas OPD, kalau sebelumnya murni ada di Dinas Pendidikan tetapi ini lintas OPD, Tim bekerja sama sama, dan ditahapan tahapan ada rekam jejak digitalnya, jadi ini salah satu untuk menyampaikan bahwa program kerja ini dijalankan secara transparan dan betul betul sesuai dengan ketentuan”. Ujarnya.


Masih ujar Bapak Drs. Hadi Mulyono, M.Si. “Dari perjalan cukup panjang, dari awal bulan juli, waktu itu ada pendaftaran yang dibuka 10 hari, ada 17 ribu 351 yang daftar, melihat dari tahap awal melibatkan dari perguruan tinggi, ada 108 perguruan tinggi baik swasta maupun negeri, semuanya kerja bersama sama, satu memastikan bahwa dokumen mahasiswa yang mendaftar ini betul betul mahasiswa dari perguruan tinggi semuanya, dan terseleksi sebelas ribu sekian, waktu itu menyisahkan 11 ribu untuk dipanggil wawancara, dan itu ada enam jalur yang bisa diikuti oleh adik adik semuanya”. Ujarnya lagi.


“Tentunya disini, karena ini produk yang baru, banyak pemahaman dari mahasiswa maupun orang tua yang belum jelas, contohnya ada yang hampir sama jalur guru, perangkat daerah dan perangkat desa, sementara disini ada jalur khusus, bisa anaknya perangkat, ini beranggapan sulit disana, jadi anak berangkatnya di jalur khusus, tapi dia berangkat di jalur perangkat, mangkanya dari enam jalur ada yang tidak tercapai, contoh dari jalur guru perangkat, ini menjadi evaluasi bersama, yang kedua bahwa kerja ini kerja dari seluruh OPD, bahwa caranya dari beberapa OPD, setelah proses wawancara ada pemadanan dari pada mahasiswa, satu pemadanan untuk memastikan bahwa adik adik mahasiswa ini yang berasal dari Kabupaten Jember, dipadankan data di Dispenduk, ada proses, jadi pemadanan betul betul KTP Jember” Jelas Kadis Pendidikan Kabupaten Jember.


Masih penjelasan Kadis Pendidikan Kabupaten Jember, “Yang kedua, ada jalur afermasi ekonomi itu harus dipadankan dengan Dinas Sosial, untuk memadankan dari data sosial ekonomi ataupun data sek, baik data sek 1, 2 sampai dengan 10, untuk memastikan bahwa adik adik mahasiswa memang mengambil afermasi ekonomi, yang terakhir ada pemadanan dengan Puslapdik (Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan) dari Kemenristek untuk memastikan bahwa adik adik yang menerima tidak menerima dobel anggaran dari sumber yang lain, jadi ada berproses semuanya, tentunya dengan pekerjaan wawancara, Tim Pokja juga menyeleksi kembali dari wawancara memastikan bahwa persyaratan persyaratan yang diloloskan itu betul betul dengan juknis, sehingga kita dapatkan Riel, dari pagu yang disediakan sejumlah 8 ribu berdasarkan wawancara dan seleksi administratif itu menyisahkan 820, dan itu tidak bisa dipaksakan karena tidak bisa memenuhi persyaratan di masing masing jalur, hanya dua jalur yang memenuhi persyaratan, satu afermasi ekonomi, yang kedua jalur khusus, selebihnya kurang dari kuota” Jelasnya lagi.


“Hari ini kita umumkan melalui link yang kami sediakan dan itu bisa diakses oleh semuanya, dan setelah acara ini selesai dibuka semuanya bisa melihat data dari adik adik kita yang menjadi penerima beasiswa, ada masa uji publik dan kami berikan ruang sampai hari Rabu tanggal 12, setelah tanggal 12, yakni tanggal 13, 14, Pokja akan bekerja untuk memberikan tanggapan mungkin ada sanggahan, setelah itu diminggu berikutnya baru diumumkan ditetapkan calon penerima adik adik di Kabupaten Jember di program beasiswa ini, jadi ini pekerjaan yang cukup panjang dan melibatkan berbagai unsur, berbagai OPD, tentunya dengan niatan semuanya bisa berjalan dan bisa diakses lewat rekam jejak digital maupun proses proses dari tahap tahap sampai dengan saat ini, dan hari ini yang diumumkan adalah uji publik” ungkap Bapak Drs. Hadi Mulyono, M.Si. diakhir pidatonya

pewarta : Adik S .(kabiro jember)

Exit mobile version