
matapenagaruda.com
Denpasar, Bali – Dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2026, Unit K9 Batalyon Infanteri 900/Satya Bhakti Wirottama (Yonif 900/SBW) turut ambil bagian dalam kegiatan Bali Sustainability Project 2026 yang mengusung tema “Kawan Alam, Kawal Pariwisata Bali 2026”. Kehadiran Unit K9 menjadi wujud nyata dukungan TNI dalam Gerakan Kolaboratif Nasional menjaga kebersihan dan keberlanjutan pariwisata Bali.
Aksi Bersih Pantai Padang Galak Bersama Kawan Alam.
Kegiatan yang digagas oleh Persatin Ranger (Kawan Alam) ini dipusatkan di Pantai Padang Galak, Denpasar. Unit K9 Yonif 900/SBW hadir bersama unsur pemerintah, TNI/Polri, komunitas, pelajar, serta relawan lingkungan untuk melaksanakan aksi bersih-bersih pantai, pemilahan sampah organik dan anorganik, serta edukasi pengelolaan sampah.
Kehadiran anjing pelacak Unit K9 menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat yang hadir. Selain menjalankan tugas pengamanan kegiatan, personel K9 juga menyempatkan diri berinteraksi dan menyapa masyarakat, termasuk anak-anak disabilitas dari SLB Negeri 1, SLB Negeri 2, dan SLB Negeri 3 yang turut berpartisipasi dalam aksi lingkungan tersebut.
Suasana hangat dan penuh semangat kebersamaan terlihat ketika para siswa berkesempatan berfoto dan berinteraksi langsung dengan personel TNI dan anjing K9. Momentum ini menjadi bentuk pendekatan humanis TNI kepada masyarakat, sekaligus menanamkan nilai cinta lingkungan sejak dini.
Sinergi TNI dalam Gerakan Kolaboratif Nasional
Partisipasi Unit K9 Yonif 900/SBW menegaskan komitmen TNI dalam mendukung program pelestarian lingkungan, khususnya dalam menjaga kawasan wisata strategis seperti Pantai Padang Galak.
Kegiatan ini juga melibatkan berbagai instansi, antara lain Polisi Pamong Praja Provinsi Bali, BPBD Provinsi Bali, Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Bali, Dinas Pariwisata Provinsi Bali, Kantor SAR Denpasar, Balai KSDA Bali, serta dukungan pemerintah kota dan masyarakat adat.
Komandan Kompi A Yonif 900/SBW, Letda Inf Adhar, menyampaikan bahwa keterlibatan Unit K9 dalam kegiatan ini merupakan bagian dari pengabdian TNI kepada masyarakat, tidak hanya dalam aspek pertahanan, tetapi juga kepedulian sosial dan lingkungan.
“Kehadiran kami bersama Unit K9 dalam Bali Sustainability Project 2026 adalah bentuk dukungan nyata TNI terhadap gerakan pelestarian lingkungan. Kami ingin menunjukkan bahwa menjaga kebersihan dan kelestarian alam adalah tanggung jawab bersama. Melalui kegiatan ini, kami juga ingin membangun kedekatan dengan masyarakat, termasuk adik-adik dari SLB yang hari ini luar biasa semangatnya,” ujar Letda Inf Adhar.
Ia menambahkan bahwa edukasi lingkungan perlu dilakukan secara konsisten dan melibatkan seluruh elemen, termasuk aparat negara, agar tercipta kesadaran kolektif dalam menjaga Bali sebagai destinasi wisata unggulan dunia.
Komitmen Bersama Menuju Bali 2026
Bali Sustainability Project 2026 menjadi simbol sinergi antara aparat, pemerintah, komunitas, dunia usaha, dan masyarakat dalam mengawal pariwisata hijau Bali. Kehadiran Unit K9 Yonif 900/SBW sebagai bagian dari Kawan Alam memperkuat pesan bahwa menjaga lingkungan bukan hanya tugas satu pihak, melainkan komitmen bersama.
Dengan semangat “Salam Lestari”, Unit K9 Yonif 900/SBW menegaskan kesiapan untuk terus mendukung kegiatan sosial dan lingkungan demi terwujudnya Bali yang bersih, hijau, dan berkelanjutan hingga 2026 dan seterusnya. (*Red.)

