
matapenagaruda.com
DENPASAR,. Desa Adat Ubung laksanakan Parade Ogoh Ogoh di malam pengerupukan, Di ikuti oleh semua banjar yang berada di desa adat ubung, yang setiap tahunnya di adakan bergilir dari setiap banjar sebagai tuan rumah parade, Bertepatan di tahun caka 1948 ini sebagai tuan rumah adalah Banjar Sedana Mertha yang mana parade di laksanakan di kawasan Banjar Sedana Mertha di Jl. Cokroaminoto, Desa Ubung, Kec. Denpasar Utara, Kota Denpasar, Prov. Bali 18/03/2026.
Dalam kegiatan Parade Ogoh Ogoh tersebut, demi kelancaran dan keamanan kegiatan maka desa adat ubung kerahkan puluhan personil keamanan yang terdiri dari Pecalang Desa Adat Ubung, Bankamdes, Linmas dan di bantu oleh Keamanan independent dari Relawan POC BALI.
Anggota PECALANG DESA ADAT UBUNG Agus Wirajaya mengatakan Sesuai dengan arahan ketua pecalang desa Bapak I Wayan Soma Untuk pengamanan selama pengerupukan hingga di hari raya nyepi selesai, untuk pengamanan malam ini di Parade Ogoh Ogoh ini kami turun 32 personil serta di bantu oleh rekan LINMAS sebanyak 9 persnil, BANKAMDES KELURAHAN UBUNG sebanyak 6 personil, PECALANG dari seluruh Banjar Desa Adat Ubung dan di bantu oleh RELAWAN POC BALI sebanyak 2 personil, Serta bersinergi bersama TNI DAN POLRI (BABINSA & BHABINKAMTIBMAS)
Dengan adanya puluhan personil keamanan yang turun menjadikan seluruh rangkaian acara Parade Ogoh Ogoh berjalan sesuai harapan, Keamanan dan Arus Lalin terkendali, “Tuturnya.

Kegiatan Parade Ogoh Ogoh yang di adakan oleh Desa Adat Ubung di ikuti oleh seluruh banjar yang berada di wilayah Desa Adat Ubung, yaitu lima (5) banjar di antaranya Banjar Sedana Mertha, Banjar Tengah, Banjar Sari, Banjar Batur, Banjar Mertagangga.

Ketua LINMAS Kelurahan Ubung ILHAM MAULANA SUGANDA menuturkan kami akan selalu siaga 24 jam khusus pengamanan di malam pengerupukan hingga selesai hari raya nyepi, Mengingat di Desa Adat Ubung warga pendatang yang muslim sebagian besar mudik. saya imbau kepada seluruh anggota LINMAS untuk selalu siap siaga, “Tuturnya.
Di harapkan di kawasan area kelurahan ubung ini selama hari raya nyepi dan hari raya idul fitri tetap kondusif Aman Terkendali (AMANDALI) dan masyarakat yang masih stay di Ubung di mohon kerjasamanya demi Desa Adat Ubung tercinta ini tetap Aman Damai dan Sentosa “Tutupnya.
Pawarta Putu Regen (*Red.)

