matapenagaruda.com
Tempurejo, 14 Februari 2026 – Dapur SPPG Sidodadi Tempurejo menyatakan kesiapan penuh dalam menjalankan instruksi Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) selama bulan suci Ramadhan, dengan mengacu pada petunjuk teknis (juknis) resmi yang telah ditetapkan.
Kesiapan ini ditegaskan dalam koordinasi bersama jajaran pengurus dan mitra pelaksana, termasuk dukungan dari Ketua DPC Pro Garda Indonesia Bersatu (PROGIB), Bapak Subakri Firdaus, melalui Yayasan Generasi Putra Bangsa Nasional sebagai mitra.
Pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama bulan Ramadhan akan dijalankan dengan empat skema sesuai juknis BGN, yaitu:
- Makanan disiapkan untuk berbuka puasa bagi siswa-siswi yang menjalankan ibadah puasa.
- Makanan tetap dapat dikonsumsi seperti biasa bagi siswa-siswi yang tidak berpuasa.
- Distribusi dapat dilakukan dalam bentuk makanan kemasan kering sesuai standar BGN.
- Waktu pelaksanaan disesuaikan agar tidak mengganggu kegiatan belajar maupun ibadah puasa.
Kegiatan ini melibatkan Dapur SPPG Sidodadi Tempurejo yang dipimpin oleh Kepala Dapur, Melisa Febri Lestari, S.E., bersama jajaran pengelola serta dukungan dari PROGIB melalui Yayasan Generasi Putra Bangsa Nasional.
Dalam sambutannya, Ketua DPC PROGIB, Bapak Subakri Firdaus, menyampaikan bahwa pihaknya siap mendukung penuh kebijakan BGN demi memastikan pemenuhan gizi siswa tetap optimal selama bulan Ramadhan. Ia menegaskan pentingnya sinergi antara lembaga, yayasan, dan masyarakat untuk menyukseskan program strategis nasional tersebut.
Program ini dilaksanakan selama bulan Ramadhan di wilayah Sidodadi, Kecamatan Tempurejo,kabupaten Jember. Dengan pusat operasional di Dapur SPPG Sidodadi Tempurejo.
Pelaksanaan program ini bertujuan untuk memastikan kebutuhan gizi siswa tetap terpenuhi selama bulan Ramadhan tanpa mengganggu kekhusyukan ibadah maupun proses belajar mengajar, sekaligus menjalankan instruksi Kepala BGN sesuai ketentuan resmi.
Pelaksanaan dilakukan dengan penyesuaian teknis distribusi, pengemasan, serta waktu pembagian makanan agar tetap memenuhi standar mutu dan keamanan pangan sesuai juknis BGN.
Pengawasan internal juga diperketat untuk menjamin kualitas dan ketepatan sasaran.
Kepala Dapur, Melisa Febri Lestari, S.E., menyatakan bahwa seluruh tim telah melakukan persiapan matang, baik dari sisi logistik, sumber daya manusia, maupun standar operasional prosedur, agar program berjalan lancar dan tepat sasaran.
Dengan kesiapan ini, Dapur SPPG Sidodadi Tempurejo optimis pelaksanaan MBG selama Ramadhan dapat berjalan efektif, tertib, dan memberi manfaat maksimal bagi para siswa.(tim)

