MataPenaGaruda.Com

Denpasar,. Polresta Denpasar menggelar kegiatan Ngopi Kamtibmas bersama relawan dan aparat Desa Dauh Puri Kelod pada Jumat (3/7/2026) di Kantor Polsubsektor Diponegoro, Jalan Diponegoro Denpasar Barat.

Hadir plt. Wakapolresta Denpasar Akbp I KETUT WIDIARTA, S.H., S.I.K., M.Si. yang di dampingi Kasat Intelkam Polresta Denpasar serta Kapolsek Denpasar Barat serta kurang lebih 20 orang terdiri dari para kepala dusun, relawan, tokoh masyarakat, dan aparat desa

Ngopi Kamtibmas yang di kemas dalam suasana santai namun penuh makna ini menjadi wadah komunikasi dua arah antara kepolisian dan masyarakat untuk membahas berbagai persoalan kamtibmas yang berkembang di wilayah Kota Denpasar.

Wakapolresta Denpasar menegaskan bahwa kegiatan Ngopi Kamtibmas merupakan salah satu strategi Polri untuk semakin mendekatkan diri kepada masyarakat sehingga terbangun hubungan yang harmonis dan saling percaya.

“Melalui Ngopi Kamtibmas ini kami ingin membuka ruang komunikasi yang lebih dekat dengan masyarakat. Kami berharap masyarakat tidak ragu memberikan informasi maupun masukan terkait situasi keamanan di lingkungannya. Keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab Polri, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.

Selain membahas perkembangan situasi kamtibmas terkini, forum tersebut juga di manfaatkan sebagai sarana menyerap aspirasi, kritik, serta berbagai keluhan masyarakat agar dapat menjadi bahan evaluasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian.

Dalam sesi dialog, Kepala Dusun Batu Bintang, I Nyoman Mardika, menyampaikan bahwa secara umum kondisi keamanan di Kota Denpasar masih cukup kondusif. Namun demikian, masyarakat masih menaruh perhatian terhadap maraknya kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) serta penyalahgunaan narkoba yang di nilai perlu mendapat penanganan serius.
Ia juga menyampaikan sejumlah masukan kepada Polri, di antaranya terkait upaya mengurai kemacetan lalu lintas di Kota Denpasar, evaluasi terhadap penggunaan pengawalan kendaraan yang harus sesuai peruntukannya, serta pentingnya langkah antisipasi terhadap potensi penyebaran paham radikalisme. Menurutnya, forum seperti Ngopi Kamtibmas sangat dibutuhkan masyarakat sebagai wadah menyampaikan aspirasi sekaligus menjaga komunikasi yang baik antara polisi dan warga.

Sementara itu, Kepala Dusun Bumi Santi, Dewa Ketut Gama Ariasa, memberikan apresiasi kepada Bhabinkamtibmas Desa Dauh Puri Kelod yang di nilai aktif hadir di tengah masyarakat, cepat merespons berbagai persoalan warga, serta mampu membangun kedekatan yang positif dengan masyarakat.

Ketua Relawan Kota, Gung Jack, juga menyampaikan beberapa usulan kepada jajaran kepolisian, khususnya terkait peningkatan koordinasi dalam penanganan kecelakaan lalu lintas. Ia berharap relawan dapat menjalin sinergi yang lebih kuat dengan fungsi lalu lintas, terutama dalam membantu kelancaran akses ambulans menuju lokasi kejadian maupun rumah sakit.

Selain itu, pihaknya juga mengusulkan agar relawan mendapatkan pelatihan keselamatan berkendara (safety riding) sehingga memiliki kompetensi yang lebih baik saat memberikan bantuan kepada masyarakat di lapangan.

Melalui kegiatan Ngopi Kamtibmas ini, Polresta Denpasar berharap sinergi antara kepolisian, aparat desa, relawan, dan seluruh komponen masyarakat terus terjalin dengan baik. Kolaborasi tersebut menjadi modal penting dalam mendeteksi dini potensi gangguan keamanan, menyelesaikan berbagai persoalan secara bersama-sama, serta mewujudkan situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif di wilayah hukum Polresta Denpasar. (*Red.)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *