
DENPASAR – Ngopi Kamtibmas Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Leonardo D. Simatupang, S.I.K., M.H. bersama sejumlah komunitas ojek online (ojol) di Warung Ngopi Kamtibmas, Jalan Diponegoro, Denpasar Barat, Jumat (12/6/2026).
Kapolresta Denpasar mengapresiasi peran para driver ojol yang selama ini turut membantu menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat melalui informasi yang diperoleh di lapangan. Menurutnya, komunitas ojol memiliki posisi strategis karena setiap hari berinteraksi langsung dengan masyarakat dan menjangkau hampir seluruh wilayah Kota Denpasar.
Dalam suasana yang santai dan penuh keakraban hadir dari komunitas Semut Hitam Community (SHC), Garuda Rider Dewata (GARDA), Semeton Garuda Dewata (SGD), Semeton Ojol Bersatu (SOB), dan Bikers Online Sejati (BOS), menjadi wadah silaturahmi sekaligus forum komunikasi dua arah antara Polresta Denpasar dan para pengemudi ojol.
Selain mengajak para driver untuk tetap tertib berlalu lintas dan mengutamakan keselamatan berkendara, Kapolresta juga membahas perkembangan situasi kamtibmas terkini serta sejumlah lokasi yang menjadi perhatian terkait potensi gangguan keamanan.
“Kami membuka ruang komunikasi seluas-luasnya dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk komunitas ojol. Melalui kegiatan seperti ini, kami berharap terjalin sinergi yang semakin kuat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polresta Denpasar,” ujar Kapolresta.
Para anggota komunitas juga diajak untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi tindak kriminalitas, seperti pencurian kendaraan bermotor, penipuan online, peredaran narkoba, hingga aksi premanisme yang dapat meresahkan masyarakat.
Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, S.H., M.H., mengatakan bahwa kegiatan Ngopi Kamtibmas merupakan salah satu upaya Polresta Denpasar dalam membangun kedekatan dan memperkuat kemitraan dengan masyarakat.
“Komunitas ojol merupakan mitra strategis Polri karena memiliki mobilitas tinggi dan bersentuhan langsung dengan masyarakat setiap hari. Melalui Ngopi Kamtibmas, kami membuka ruang dialog untuk mendengarkan masukan, menyerap informasi dari lapangan, sekaligus mengajak para driver ojol berperan aktif dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” ujar Iptu Adi Saputra Jaya. Ia menambahkan bahwa keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi membutuhkan partisipasi seluruh elemen masyarakat.
“Kami berharap komunitas ojol dapat terus menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas serta menjadi mitra kepolisian dalam memberikan informasi dini terkait potensi gangguan keamanan, sehingga setiap permasalahan dapat ditangani dengan cepat dan tepat,” tambahnya. (*Red.)

